Sebanyak 655 Warga Korban Bencana Alam Mendapatkan Huntap di Petobo

- 8 April 2024, 21:42 WIB
Penyerahan kunci oleh Wali Kota Palu kepada korban bencana alam di Petobo
Penyerahan kunci oleh Wali Kota Palu kepada korban bencana alam di Petobo /palukota.go.id

RESPONSULTENG - Pada Rabu, tanggal 20 Maret 2024, Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid, S.E., menghadiri acara penyerahan kunci kepada 655 warga yang akan menempati Huntap Petobo.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Khusus Dirjen Perumahan PUPR, Yusniewati, Kadis PU Kota Palu Ir Singgih B Prasetyo, Kalak BPBD Kota Palu Presley Tampubolon, serta pejabat pertanahan, camat, lurah, dan para stakeholder lainnya.

Dikesempatan tersehut, dikutip dari palukota.go.id Walikota Palu menyampaikan suatu kebanggan bagi kita semua sebagai warga Kota Palu, menyaksikan peristiwa yang kelak akan dikenang oleh orang dibelakang kita bahwa, setelah lebih dari 5 tahun pasca bencana likuifaksi di Kelurahan Petobo, hari ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah Kota Palu, alhamdulillah bisa menghadirkan, suatu performa kawasan hunian tetap yang diatasnya berdiri rumah hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Petobo.

Baca Juga: Pinjol Semakin Menjamur, Pemerintah Sulteng Siapkan Satgas untuk Mengatasinya

Pelaksanaan pembangunan Huntap Petobo ini, didasarkan atas kesadaran, bahwa pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana, tidak hanya sekedar membangun kembali rumah yang rusak, tetapi sebagai upaya membangun kembali pemukiman baru yang tangguh terhadap bencana.

Semua kita yang hadir disini menyaksikan, bahwa pembangunan hunian tetap di Petobo ini, memiliki tingkat kesulitan yang lumayan pelik, mulai dari awal pengadaan tanah, pemilihan site huntap, sampai proses pembangunan dan penyerahan kunci pada hari ini.

Hanya karena ketulusan dan kerjasama saja pantang menyerah, serta kesabaran masyarakat Petobo lah dan tak lupa bantuan dari Allah semata, sehingga acara hari ini bisa terlaksana, penyerahan 655 kunci bagi warga terdampak bencana di Petobo Kota Palu.

Baca Juga: Rakornas RAN-KSB: 41 Perusahaan Kelapa Sawit di Sulawesi Tengah Belum Miliki Izin HGU

Kita ketehui, bahwa pembangunan perumahan tetap dengan teknologi RISHA yang ada saat ini, telah menjadi salah satu prioritas dalam rangka percepatan pembangunan pasca bencana alam di Sulawesi Tengah, teknologi ini dipilih karena ramah lingkungan dan tangguh terhadap bencana, serta mudah untuk ditumbuh kembangkan menjadi hunian yang berkesesuain dengan kebutuhan masyarakat.

Halaman:

Editor: Syalzhabillah

Sumber: palukota.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah