Taipan Properti Vietnam Truong My Lan Dijatuhi Hukuman Mati dalam Kasus Penipuan Senilai US$12 M

- 12 April 2024, 18:49 WIB
Kolase Foto Truong My Lan
Kolase Foto Truong My Lan /www.washingtonpost.com

RESPONSULTENG - Taipan properti Vietnam Truong My Lan dijatuhi hukuman mati dalam kasus penipuan senilai US$12 miliar.

Seorang taipan properti Vietnam dijatuhi hukuman mati pada Kamis (11 April) atas perannya dalam kasus penipuan keuangan senilai 304 triliun dong (US$12,46 miliar), yang merupakan kasus penipuan keuangan terbesar yang pernah tercatat di negara tersebut.

Truong My Lan, ketua pengembang real estate Van Thinh Phat Holdings Group, dinyatakan bersalah atas penggelapan, penyuapan dan pelanggaran peraturan perbankan pada akhir persidangan di Kota Ho Chi Minh.

Baca Juga: Beginilah Pengakuan dari Korban Penipuan Ajudan Pribadi

Panel yang terdiri atas tiga juri yang dipilih sendiri dan dua hakim menolak semua argumen pembelaannya. “Perbuatan terdakwa mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pimpinan Partai (Komunis) dan negara,” bunyi putusan tersebut.

Setelah persidangan selama lima minggu, 85 orang lainnya juga menghadapi putusan dan hukuman atas tuduhan mulai dari penyuapan dan penyalahgunaan kekuasaan hingga perampasan dan pelanggaran hukum perbankan.

Lan membantah tuduhan tersebut dan menyalahkan bawahannya. Dia dan kaki tangannya dituduh menyedot lebih dari US$12,5 miliar dari Saigon Commercial Bank (SCB), yang secara efektif dia kendalikan melalui puluhan proxy, menurut penyelidik.

Dari awal tahun 2018 hingga Oktober 2022, ketika negara memberikan dana talangan kepada SCB setelah kehabisan simpanan, Lan mengambil sejumlah besar uang dengan mengatur pinjaman yang tidak sah kepada perusahaan cangkang, kata para penyelidik.

Baca Juga: Lee Seung Gi Menuntut CEO dan Direktur Hook Entertainment Karena Penggelapan dan Penipuan

Halaman:

Editor: Syalzhabillah

Sumber: www.washingtonpost.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah